Walmart Akuisisi Kosmix. Social e-Commerce Senjata Bisnis Ritel
Written by Hari WijayantoWal-Mart Stores, Inc hari Senin (18/4) mengumumkan telah menandatangani perjanjian definitif untuk mengakuisisi Kosmix. Hal tersebut memperkuat komitmen perusahaan untuk social e-commerce. Kosmix, perusahaan berbasis di Mountain View, California, telah mengembangkan platform teknologi social media yang mengatur dan memfilter konten dalam social network untuk menghubungkan orang dengan informasi real-time kepada pengguna.
Walmart berencana membuat teknologi dan bisnis di seluruh social e-commerce yang akan mendukung strategi global Walmart multi-channel. Walmart beroperasi bisnis ritel di 15 negara dan bisnis e-commerce di sembilan negara.
Platform teknologi Kosmix yang inovatif dapat melakukan pencarian dan menganalisis sambungan pada aliran data real-time untuk memberikan informasi yang sangat personal bagi pengguna. Platform tersebut memperkuat TweetBeat - sosial media dengan lebih dari lima juta kunjungan bulan lalu; Kosmix.com - sebuah situs untuk menemukan konten dengan topic tertentu; dan RightHealth - salah satu dari situs informasi medis terbesar global.
Singkatnya, platform tersebut yang bernama Social Genome dapat melakukan pencarian, personalisasi dan rekomendasi. Pendiri Kosmix memiliki pengalaman yang mumpuni di dunia e-commerce, Venky Harinarayan dan Anand Rajaraman sebelumnya bekerja di Amazon.com dan eBay. Junglee, perusahaan Venky dan Anand pada tahun 1998 diakuisisi oleh Amazon.
Saat ini Wal-Mart Stores, Inc melayani pelanggan dan anggota lebih dari 200 juta kali per minggu di 9.000 unit ritel di bawah 60 lini usaha yang berbeda di 15 negara. Tahun fiskal 2011 penjualan perusahaan mencapai USD 419 miliar dan menjadikan Walmart sebagai pemimpin bisnis ritel global.
Eduardo Castro-Wright, vice chairman Walmart, mengatakan dalam rilis resmi perusahaan, "Jaringan sosial dan aplikasi mobile semakin menjadi bagian dari kehidupan pelanggan kami sehari-hari secara global, hal tersebut mempengaruhi bagaimana mereka berpikir tentang belanja, baik online maupun di toko-toko ritel. Kami sangat senang tim Kosmix bergabung dengan kami untuk mempercepat perdagangan mobile kami."
Berita akuisisi Kosmix oleh Walmart menjadi informasi yang penting bagi pelaku bisnis di indutri ritel Indonesia dan para startup pengembang platform social e-commerce di Indonesia. Jumlah penduduk Indonesia 237.641.326 menurut statistik BPS merupakan potensi besar bagi pertumbuhan bisnis ritel. Peritel global dengan mudah akan masuk ke Indonesia dengan dukungan teknologi yang canggih. Pemakaian platform social e-commerce oleh peritel lokal merupakan hal yang menjadi prioritas utama untuk menghadapi persaingan bisnis global.
Referensi
Walmart Announces Acquisition of Social Media Company Kosmix
Biro Pusat Statistik