Harga saham perdana Yandex dengan ticker YNDX pada saat debut ditutup pada USD 38,84, meraih keuntungan sebesar USD 13,84 dari harga perdana USD 25. Saham dibuka di harga USD 35 dan sempat naik mencapai harga tertinggi USD 42,01.
Pada saat IPO tersebut, pemegang saham Yandex terbesar seperti perusahaan hedge fund Tiger Global Management, Baring Vostok Private Equity Funds dan CEO Yandex, Arkady Volozh menjual sebagian saham mereka.
Sebagai salah satu perusahaan digital terbesar Rusia, yang berbasis di Moskow, Yandex menjual 52,2 juta saham dan meraih USD 1,3 milyar dari IPO saham. Penjamin emisi (underwriter) adalah Morgan Stanley, Goldman Sachs dan Deutsche Bank Securities, mereka juga memiliki opsi untuk menjual 5,2 juta lembar saham tambahan. Dari harga perdana USD 25 per saham, valuasi perusahaan adalah USD 8 miliar.
Dari rilis New York Times, pasar digital internet Rusia adalah yang terbesar kedua di Eropa, setelah Jerman, menurut laporan yang dikeluarkan hari Jumat oleh Boston Consulting Group. Laporan ini diperkirakan perdagangan online di negara tersebut akan meningkat menjadi 3,7 persen dari produk domestik bruto (PDB) pada tahun 2015 dari angka 1,9 persen pada tahun 2009.
Bulan Mei 2011 diwarnai dengan aksi berbagai kesuksesan IPO perusahaan teknologi. RenRen, salah satu jaringan sosial terkemuka China, naik 29 persen pada debut pada 4 Mei dan berhasil meraih USD 743 juta. Saham LinkedIn pada debut kamis 19 Mei naik lebih dua kali lipat dari harga saham perdana.
Bagi investor, Yandex merupakan perusahaan digital di pasar teknologi Rusia yang sedang berkembang. Tahun lalu, perusahaan menguasai 64 persen dari seluruh lalu lintas pencarian di (search traffic) Rusia, meraih pendapatan USD 439,7 juta dan laba bersih sebesar USD 134,3 juta. Dengan data keuangan seperti itu, walau Yandex tidak dikenal di Amerika Serikat. Sukses IPO Yandex di Amerika Serikat merupakan bukti kepercayaan investor terhadap bisnis perusahaan asal Rusia tersebut.
Referensi
Yandex Shares Soar 55% in Market Debut
Setelah IPO LinkedIn. Siapa IPO Perusahaan Digital Terbesar Dunia?